Mundur di Tengah Kasus Korupsi, Aipda Vicky Pilih Jaga Integritas
Mundur di Tengah Kasus Korupsi, Aipda Vicky Pilih Jaga Integritas
Mitrapolri.com – Keputusan Aipda Vicky Katiandagho untuk mengundurkan diri dari institusi Polri menjadi perhatian publik. Langkah tersebut diambil di tengah penanganan kasus dugaan korupsi yang sedang ia tangani di Kabupaten Minahasa.
Sebelum mengundurkan diri, Vicky menjabat sebagai Kanit Pidsus Satreskrim Polres Minahasa. Ia diketahui tengah mengusut kasus dugaan korupsi yang melibatkan sejumlah pihak berpengaruh dan telah memasuki tahap koordinasi dengan BPKP Sulawesi Utara guna menghitung kerugian negara.
Di tengah proses penyidikan yang berjalan, Vicky mengaku menerima surat mutasi ke Polres Kepulauan Talaud. Mutasi tersebut dinilainya tidak disertai alasan yang jelas, terlebih karena dilakukan saat kasus masih dalam tahap penting.
“Saya sedang menangani perkara yang menjadi perhatian publik. Tiba-tiba dimutasi tanpa penjelasan yang memadai,” ujarnya.
Merasa tidak dapat menyelesaikan perkara yang menjadi tanggung jawabnya, Vicky akhirnya memilih mengajukan pengunduran diri. Ia juga sempat melayangkan surat kepada Kapolri, Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo, untuk meminta peninjauan kembali atas mutasi tersebut. Namun, hingga pengunduran dirinya disetujui, surat tersebut belum mendapatkan respons.
Menurut Vicky, penugasan di daerah terpencil bukanlah persoalan. Ia menegaskan bahwa yang menjadi beban adalah meninggalkan proses hukum yang telah ia tangani sejak awal dan berpotensi terhenti.
Ia pun menegaskan bahwa integritas menjadi prinsip utama dalam pengabdiannya sebagai anggota Polri. Baginya, mundur adalah pilihan untuk tetap menjaga tanggung jawab moral.
Sementara itu, Polda Sulawesi Utara memberikan klarifikasi bahwa mutasi yang dilakukan merupakan bagian dari rotasi rutin organisasi. Polda juga menyebut Vicky telah mengajukan pensiun dini sejak tahun 2025 dan pengunduran dirinya baru disetujui pada Januari 2026.
Kini, setelah tak lagi berseragam, Vicky menjalani kehidupan baru dengan berjualan kopi. Meski demikian, ia memastikan kecintaannya terhadap institusi Polri tetap melekat.
“Sekali Bhayangkara, selamanya Bhayangkara,” tulis Vicky dalam unggahan di media sosialnya.

Komentar (0)